4 min read

Promotional Ads πŸ€‘

Good Morning β˜•

We wish you a productive and successful week ahead. Let's get into marketing updates together before jumping into (hopefully) a not-boring to-do list!


1️⃣ Meta Is Testing New Promotional Ads

Mulai minggu ini, advertisers di United States, United Kingdom, Canada and India bisa mencoba Promotional Ads, fitur baru dari Meta untuk mengelola promosi online.

promotional ads

According to Meta's study:

85% of shoppers actively seek out promotions and offers before making a purchase.

Dengan fitur baru ini, Brands bisa berinterkasi dengan potential buyers melalui promosi yang relevan seperti; seasonal sales, first-time purchase discounts and holiday promotions, etc. Pelanggan akan mendapatkan seamless experience di mana kode promo akan otomatis terpakai ketika melakukan proses checkout. Tidak hanya itu, jika potential buyers tidak menyelesaikan proses checkout, mereka akan mendapat reminder melalui notifications.

Pembaruan Untuk Lead Generation Ads

Lead Generation Ads, produk yang pertama kali dipekenalkan pada tahun 2015 baru saja mendapatkan beberapa pembaruan fitur oleh Meta.

lead generation ads
  1. Dynamic Forms – pertanyaan & jawaban bisa otomatis disesuaikan dengan respons yang dilakukan oleh pengguna.
  2. Contact Forms on Pages – form ditampilkan ketika pengguna melakukan klik "Contact Us" di Facebook Page.
  3. Instant Forms on Website – form bisa ditampilkan ketika pengguna berinteraksi dengan advertiser's website.

2️⃣ Unskippable 30-second Youtube Ads πŸ–€ Connected TV

Sekarang advertisers bisa menjalankan iklan video 30 detik (unskippable) di Connected TV, hal ini menjadi menarik karena ternyata 7 dari 10 consumers di Indonesia memiliki akses ke connected TV (CTV) πŸ‘€

Youtube said:

We know that running longer-form creative on the big screen aligns with your objectives, and allows for richer storytelling. YouTube Select is now landing over 70% of impressions on the TV screen, so we’re making it easier for you to use existing assets in front of the most-streamed content.

Catatan penting, fitur ini baru tersedia di Youtube Select.


3️⃣ 79% of Investors Are Using LinkedIn Weekly

LinkedIn bersama Coalition Greenwich baru saja merilis laporan terbaru terkait bagaimana institutional investors menggunakan platform LinkedIn untuk melakukan riset & terkoneksi dengan mitra potensial. Total laporan ada 35 halaman & bisa kamu unduh di sini.

Insight Menarik Untuk Marketers:

  • 31% of LinkedIn Senior+ users are not using Twitter, 30% are not using Youtube, and 21% are not using Instagram.
  • They like to consume longer & more in-depth content, which is increased by +466% over the last 5 years.
  • Document Ads (PDF attachments) get the most engagement on LinkedIn.
  • LinkedIn is a favourite app for investors to keep informed/updated on individuals, research firm culture, and deep subject matter education.

4️⃣ Pause Report Updates on Looker Studio

Google baru sama merilis fitur Pause Report Updates untuk Looker Studio yang berfungsi untuk meminimalisir jumlah panggilan data ketika sedang melakukan proses editing. Fitur ini sangat bermanfaat khususnya untuk report yang menggunakan data dari Google Analytics 4, di mana non-premium property hanya diberikan maksimal 10 concurrent request.

Sorry, I'm not following. 10 concurrent requests?

Iya, jadi misalkan ada di dalam report ada 6 chart & sedang diakses oleh 2 orang di waktu yang bersamaan, maka kita akan mendapatkan error karena menggunakan lebih dari 10 concurrent requests (6 x 2 = 12).

Ok, got it.

pause report updates

5️⃣ Google Analytics 4 Updates

Google baru saja merilis beberapa fitur baru untuk Google Analytics 4, khususnya fitur Audience Builder.

Item Scoped Dimensions/Metrics

new dimensions & metrics in the audience builder

Expanded Operators – now we can use more operators (<, >=, !=, etc).

Match Between Dates

Low-engaged sessions – users who weren't engaged with your website or app.


6️⃣ 2022 Β App Store Transparency Report

Untuk pertama kali, Apple merilis App Transparency Report 2022 dari total 1.78 juta aplikasi terdaftar secara global. Berikut beberapa insight menarik dari laporan ini:

  • 3 dari 10 pendaftaran aplikasi ditolak oleh Apple.
  • 98% alasan aplikasi dihapus oleh Apple karena ketinggalan zaman (not following latest guideline)
  • Pengguna membuka App Store untuk mengunduh 1 aplikasi (no more browsing)
Unduh laporan lengkapnya di sini.