SMS Marketing & Harga 2025

SMS Marketing & Harga 2025

Apa itu SMS Marketing?

SMS Marketing atau kadang disebut SMS Blast adalah strategi pemasaran digital yang memanfaatkan layanan pesan singkat (SMS) untuk berkomunikasi dengan pelanggan atau calon pelanggan. Per Januari 2025, tidak kurang dari 356 juta ponsel aktif di Indonesia, atau setara dengan 125% total penduduk Indonesia (sumber: datareportal, 2025). Perlu dicatat, tidak semua ponsel tersebut terkoneksi dengan internet atau juga ponsel pintar (smartphone). Belum lagi orang Indonesia menghabiskan waktu 6.05 jam per hari dengan ponsel (sumber: statista, 2023), hal ini membuat SMS marketing menawarkan jangkauan dan efektivitas yang sulit ditandingi oleh saluran pemasaran lainnya, seperti billboard, influencer marketing, media sosial, email marketing, dan lain sebagainya. Ingat, laporan dari statista tahun 2025 bilang 25% penduduk Indonesia masih belum terjangkau internet.

Contoh SMS Marketing

Ada banyak tipe informasi yang dikirimkan melalui SMS Marketing, tapi pada umumnya berupa promo produk operator, promo diskon, dan promo layanan keuangan (i.e. kartu kredit, pinjol, etc).

contoh sms marketing

Penyedia Layanan SMS Marketing

Di Indonesia, layanan SMS Marketing dijual langsung oleh perusahaan penyedia layanan seluler seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, dan Smartfren. Layanan SMS Marketing dijual juga oleh pihak ketiga yang menjadi rekanan perusahaan selular, misalnya TCAST SMS, NusaSMS, K1NG Corporation, PT. Adsmedia Digital Indonesia, dan masih banyak lagi.

Fitur/LayananTCAST SMSNusaSMSK1NG CorporationPT. Adsmedia Digital Indonesia
SMS MaskingYa, dengan Alpha Sender IDYa, dengan branding perusahaanYa, dengan persyaratan registrasiYa, dengan fokus pada Digital Advertising
SMS PromosiBulk SMS, Targeted SMSSMS LBA, Targeted ProfilingSMS LBA & TargetedFokus pada Digital Advertising
API IntegrationYa, API HTTP untuk integrasi aplikasiYa, dukungan APIYa, API untuk integrasi sistemTidak disebutkan secara spesifik
Web-Based PlatformYa, web portal untuk pengelolaan SMSYa, platform web untuk pengiriman SMSYa, platform digital all-in-oneTidak disebutkan secara spesifik
Lokasi BerbasisYa, SMS Base Lokasi RadiusYa, LBA (Location Based Advertising)Ya, SMS LBATidak disebutkan secara spesifik
WhatsApp MarketingTidak disebutkanYa, WhatsApp BlastYa, WhatsApp Marketing InteractiveTidak disebutkan secara spesifik
Klien UtamaBerbagai perusahaanBerbagai industriUMKM dan perusahaanOnline shop, E-commerce, bank, dll.
Fitur TambahanJasa validasi nomor HP, integrasi APIReal-time report, dukungan serviceDigital Marketing SolutionsFokus pada Digital Advertising

Penjelasan Singkat:

Tipe Layanan SMS Marketing

Pada dasarnya, produk SMS Marketing dibagi menjadi tiga:

  • Bulk Messaging (SMS Bulk)

Mengirim pesan massal untuk meningkatkan loyalitas pelanggan atau promosi aktivitas bisnis. Bisa dilakukan melalui web API, sehingga SMS bisa dikirim ke pelanggan kapan saja sesuai kebutuhan.

  • Location Based Advertising (SMS LBA)

Memungkinkan bisnis mengirim pesan untuk menyasar target sesuai dengan lokasi yang dikehendari, misalnya orang yang sedang berada di lokasi bandara Soekarno Hatta. Tidak hanya lokasi, bisnis bisa mentarget profil usia, jenis kelamin & ARPU (average revenue per user).

  • Targeting Messing Services (SMS Targeting)

Mengirimkan pesan yang tepat kepada pelanggan berdasarkan beberapa faktor, seperti jenis kelamin, lokasi, usia, belanja bulanan, waktu, jenis gawai, jumlah penggunaan internet, serta behaviour seperti riwayat penelusuran dan riwayat lokasi. Dengan mengumpulkan data ini, bisnis dapat mengirimkan promosi yang sangat personal dan sesuai dengan kebiasaan unik pelanggan.

Harga SMS Marketing

Tahun 2017, Telkom memberikan harga untuk SMS LBA / SMS Targeted sebesar Rp650 per SMS dengan minimum order 10,000 SMS atau, 10,000 x Rp650 = Rp6,500,000. Sedangkan untuk SMS Bulk diberikan harga Rp300 per SMS dengan minimum order 20,000 SMS, atau 20,000 x Rp300 = Rp6,000,000. Di mana harga ini belum termasuk pajak sebesar 11% (PPN). Itu harga 8 tahun lalu ya, dengan inflasi 3% per tahun, kemungkinan harga sekarang jadi Rp823 per SMS. Pada bulan Agustus 2020 melalui pihak ketiga medapatkan harga Rp350 per SMS Masking, jadi harga sangat bergantung dengan kesepatan kedua belah pihak, jumlah nomor, & tipe SMS.

SMS Masking adalah teknik pengiriman pesan SMS di mana nama pengirim (sender ID) yang muncul di ponsel penerima bukanlah nomor telepon biasa, tetapi berupa nama atau merek tertentu.

Cara Menulis SMS Marketing

Mulai dengan identifikasi yang jelas

Selalu mulai pesan dengan nama bisnis Anda agar penerima langsung tahu siapa pengirimnya, misalnya:

"[NAMA BRAND] Promo spesial untuk Anda..."

Sampaikan nilai dengan singkat dan jelas

Gunakan bahasa yang sederhana dan langsung ke inti pesan. Fokuslah pada satu manfaat atau penawaran utama, misalnya:

"[TOKO BAJU] Diskon 30% semua kemeja hari ini saja! Kunjungi toko terdekat atau belanja online di bit.ly/tokobaju"

Sertakan call-to-action yang kuat

Beri petunjuk jelas tentang apa yang harus dilakukan penerima setelah membaca pesan, misalnya:

"[PIZZA HUT] Beli 1 Gratis 1 pizza ukuran medium. Berlaku sampai besok. PESAN SEKARANG di 14099 atau bit.ly/orderpizza"

Tambahkan elemen urgensi

Berikan batasan waktu atau jumlah untuk mendorong tindakan segera, misalnya:

"[SUPERMARKET] Flash sale 3 jam! Potongan 50rb untuk belanja min. 200rb. Hanya sampai jam 2 siang ini! Tunjukkan SMS ini di kasir."

Selalu sertakan opsi berhenti berlangganan

Ini bukan hanya masalah kepatuhan, tapi juga membangun kepercayaan, misalnya:

"[TOKO SEPATU] Koleksi musim baru telah tiba! Dapatkan diskon 15% dengan kode: BARU15. Berlaku hingga 20/3. Kunjungi bit.ly/sepatu. Ketik STOP untuk berhenti."

Tambahan penting!

  • Batasi pesan hingga 160 karakter untuk menghindari pesan terpotong
  • Gunakan URL pendek untuk tautan, misalnya bit.ly atau s.id
  • Personalisasi pesan dengan menyertakan nama penerima bila memungkinkan
  • Uji waktu pengiriman untuk menemukan waktu optimal, misalnya pukul 05:00 pagi sebelum bangun tidur.

Laporan SMS Marketing

Dibandingkan kanal marketing lain seperti Meta atau Google advertising, penyedia SMS Marketing memberikan laporan cukup sederhana seperti jumlah sms dikirim (sms sent), jumlah sms terkirim (sms delivered), jumlah sms gagal terkirim (sms failed) di mana tingkat gagal terkirim (sms failed) berkisar 1%.